Waaaa.. kangen sekali sama kamu blog! *ciumciumblog*
Pengen terus2an posting tapi ya itu, koneksi internet belom ada nih,
kalo mo ngenet kudu keluar rumah, pergi ketempat sepupu, beli kuota internet yang kalo diitung-itung, mahal ajubileee~
bayangin. 35.000,- untuk kuota 500mb dan itu kalo dipake cuma bertahan 3,5jam.
pilihan terakhir, nonkrong kaya sekarang ini. ngeluarin duit yang sama dan unlimited.
lumayan kan??
tapi ya ga sering2, bangkrut gw >.<
Kerja belom, udah ngabisin duit banyak banget -____-
Doakan aku dapet kerjaan ya blogga!! Aminnnnnn!! :)
Sebenernya kalo disuruh cerita apa, ga ada cerita juga siii,,
tapi kangen ajah pengen nulis disini,,
Aaaaaa~ *unyelunyelblog*
Thursday, July 7, 2011
Monday, June 20, 2011
Jekardahhh
Holla Blogga,,
sebenernya udah dari tanggal 17 kemaren di Jakarta, tapi baru hari ini mendapatkan koneksi internet dengan beli nomor baru dan kuota secukupnya, mudah2an awet ya booo.. Amin!! :D
Still Homesick tapi harus segera ceria lagi,, Yay!!
@pilosophia
sebenernya udah dari tanggal 17 kemaren di Jakarta, tapi baru hari ini mendapatkan koneksi internet dengan beli nomor baru dan kuota secukupnya, mudah2an awet ya booo.. Amin!! :D
Still Homesick tapi harus segera ceria lagi,, Yay!!
si pesawat yang membawaku ke Jakarta
@pilosophia
Tuesday, June 7, 2011
Mmmmmm..
Hari-hari menjelang berangkat itu ga menyenangkan.
Bikin senewen sendiri dan anehnya kenapa saya mengalami ini?
Hummphhh~
Padahal dulu pas dari selesai SD di Palembang dan kudu berangkat ke Denpasar buat ngelanjutin SMP, saya ga semengeluh ini. Dari SMP yang kudu ke Yogyakarta untuk melanjutkan SMA pun ga sesusah ini..
Kenapa cabut dari kota ini begitu susah?
Apa karna kota ini tempat saya bertambah dewasa?
Tempat saya makin mengenal yang namanya keluarga selain keluarga yang sedarah?
Tempat yang mengajarkan saya hidup dibawah tekanan asrama?
Tempat yang membuat saya semakin bebas untuk pergi bersama teman-teman karena sudah dianggap dewasa oleh mama?
Tempat yang begitu banyak kenangan?
Tempat yang membuat saya berjuang, menangis, tertawa karena tugas akhir.
Makin dekat tanggalnya, makin membuat saya takut.
tapi saya tau, kita akan tetap berpisah.
Ga mungkin donk kita ga berkembang dan tertahan disatu tempat ini terus.
Kita harus berkembang, harus menunjukkan siapa diri kita.
Saya tahu, 2 tahun lagi kita berkumpul,
kita adalah kumpulan orang-orang yang mencapai mimpi kita masing-masing,
Kita adalah orang yang akan berkumpul bersama, dan berusaha untuk saling menraktir.
Kita adalah segerombolah orang yang akan tertawa untuk mengenang apa yang sudah kita lakukan dan kangen untuk mengulanginya lagi.
KIta akan selalu bersama, tidak dalam secara nyata namun ada dihati masing-masing.
Menyenangkan untuk bertemu kalian,
menghabiskan hari-hari dengan kalian,
Melakukan hal-hal bodoh dan impulsive dengan kalian.
See yaa A.S.A.P
@pilosophia
Bikin senewen sendiri dan anehnya kenapa saya mengalami ini?
Hummphhh~
Padahal dulu pas dari selesai SD di Palembang dan kudu berangkat ke Denpasar buat ngelanjutin SMP, saya ga semengeluh ini. Dari SMP yang kudu ke Yogyakarta untuk melanjutkan SMA pun ga sesusah ini..
Kenapa cabut dari kota ini begitu susah?
Apa karna kota ini tempat saya bertambah dewasa?
Tempat saya makin mengenal yang namanya keluarga selain keluarga yang sedarah?
Tempat yang mengajarkan saya hidup dibawah tekanan asrama?
Tempat yang membuat saya semakin bebas untuk pergi bersama teman-teman karena sudah dianggap dewasa oleh mama?
Tempat yang begitu banyak kenangan?
Tempat yang membuat saya berjuang, menangis, tertawa karena tugas akhir.
Makin dekat tanggalnya, makin membuat saya takut.
tapi saya tau, kita akan tetap berpisah.
Ga mungkin donk kita ga berkembang dan tertahan disatu tempat ini terus.
Kita harus berkembang, harus menunjukkan siapa diri kita.
Saya tahu, 2 tahun lagi kita berkumpul,
kita adalah kumpulan orang-orang yang mencapai mimpi kita masing-masing,
Kita adalah orang yang akan berkumpul bersama, dan berusaha untuk saling menraktir.
Kita adalah segerombolah orang yang akan tertawa untuk mengenang apa yang sudah kita lakukan dan kangen untuk mengulanginya lagi.
KIta akan selalu bersama, tidak dalam secara nyata namun ada dihati masing-masing.
Menyenangkan untuk bertemu kalian,
menghabiskan hari-hari dengan kalian,
Melakukan hal-hal bodoh dan impulsive dengan kalian.
See yaa A.S.A.P
@pilosophia
Tuesday, May 31, 2011
Pantai Jungwok
Setelah beberapa kali hanya menjadi wacana, akhirnya ke Pantai terwujud juga. Horaaaayy!!
Nyaris hampir menjadi wacana lagi, ternyata mobil yang mau dipake agak ga sehat, setirnya ga lurus. Whatt?? dan ga ada radio *Kalo yang ini mah gapapa, kan bisa nyanyi2 sepanjang jalan :P
dan taunya dimalam besok kita berangkat. Ckckckckck..
Pantai Jungwok ini letaknya nyempil di balik karang pantai Wediombo.
Untuk mencapai kesana, kita harus naik ke wonosari, mencapai pantai yang paling ujung, Pantai Wediombo dan berjalan kaki sekitar 20menit deh melewati sawah dan ladang.
Begitu nyampe, ntar disambut kaya gerbang gituh terbuat dari pohon2 pantai dan terlihatlah si pantai ini. Sepiiii~
Ga ada orang lain disini, cuma ada kita.
Yang paling (agak) bego adalah kita menggelar kain disini, menaruh semua barang dan habis itu pergi mengeksplor pantai sampe ke ujung2.
Untungnya ni pantai aman banget, barang kita ga ada yang hilang satupun, makanan ga ada yang diracunin satupun Hahahahaa.
Yang disayangkan dari pantai ini adalah pasirnya ga sehalus wediombo, pasirnya itu dari pecahan kerang *kebayang donk yaaa sakitnyaaa* dan pantainya itu ga bisa buat maen, solanya dibawahnya batu karang semua. Jadi yang bisa kamu lakukan disini adalah eksplor pantainya, foto-foto dan piknik kaya kita :D
FYI, disini belum masuk listrik jadi ga ada lampu. Nah jangan sampe keasikan disini dan pulangnya kamu bakal ngeraba-raba jalan.. hihihi,, belom lagi kan pulangnya masih harus lewat sawah dan ladang yang tadi. Kita lumayan agak kesorean sih pulang dari Jungwok. Tapi yang menyenangkan adalah kita jadi bisa ngeliat bintang :D
Untungnya pas kita kesana itu pas hari cerah, ga ada mendung2nya, jadi bintang yang keliatan itu buaanyyaaaakkkk sekaliiii~ *seneng!*
Baru kali itu aku ngeliat ribuan bintang kaya pasir dilangit. Bagus banget!
Gimana?
Berniat ke Jungwok? :D
@pilosophia
Nyaris hampir menjadi wacana lagi, ternyata mobil yang mau dipake agak ga sehat, setirnya ga lurus. Whatt?? dan ga ada radio *Kalo yang ini mah gapapa, kan bisa nyanyi2 sepanjang jalan :P
dan taunya dimalam besok kita berangkat. Ckckckckck..
Pantai Jungwok ini letaknya nyempil di balik karang pantai Wediombo.
Untuk mencapai kesana, kita harus naik ke wonosari, mencapai pantai yang paling ujung, Pantai Wediombo dan berjalan kaki sekitar 20menit deh melewati sawah dan ladang.
Begitu nyampe, ntar disambut kaya gerbang gituh terbuat dari pohon2 pantai dan terlihatlah si pantai ini. Sepiiii~
Ga ada orang lain disini, cuma ada kita.
Yang paling (agak) bego adalah kita menggelar kain disini, menaruh semua barang dan habis itu pergi mengeksplor pantai sampe ke ujung2.
Untungnya ni pantai aman banget, barang kita ga ada yang hilang satupun, makanan ga ada yang diracunin satupun Hahahahaa.
Yang disayangkan dari pantai ini adalah pasirnya ga sehalus wediombo, pasirnya itu dari pecahan kerang *kebayang donk yaaa sakitnyaaa* dan pantainya itu ga bisa buat maen, solanya dibawahnya batu karang semua. Jadi yang bisa kamu lakukan disini adalah eksplor pantainya, foto-foto dan piknik kaya kita :D
FYI, disini belum masuk listrik jadi ga ada lampu. Nah jangan sampe keasikan disini dan pulangnya kamu bakal ngeraba-raba jalan.. hihihi,, belom lagi kan pulangnya masih harus lewat sawah dan ladang yang tadi. Kita lumayan agak kesorean sih pulang dari Jungwok. Tapi yang menyenangkan adalah kita jadi bisa ngeliat bintang :D
Untungnya pas kita kesana itu pas hari cerah, ga ada mendung2nya, jadi bintang yang keliatan itu buaanyyaaaakkkk sekaliiii~ *seneng!*
Baru kali itu aku ngeliat ribuan bintang kaya pasir dilangit. Bagus banget!
Gimana?
Berniat ke Jungwok? :D
@pilosophia
Subscribe to:
Posts (Atom)














